Rabu, 14 November 2012

"Andai Aku menjadi Ketua KPK"



"Andai Aku menjadi Ketua KPK"


Menjadi seorang yang memiliki tugas sebagai pemberantas kejahatan yang berupa Korupsi adalah suatu tugas yang sangat mulia dan di hadapkan dengan berbagai tantangan. Karena itu adalah resiko setiap jabatan dan tugas yang di peroleh. Saat ini terdapat banyak kasus korupsi yang terjadi di berbagai daerah. Perlu beberapa tindakan yang harus dilakukan untuk mencegah maupun menanggulangi Korupsi kalau perlu memusnahkan semua Korupsi dan para Karuptor.
     Bila di kemudian hari saya menjabat sebagai Ketua KPK maka banyak tindakan yang akan saya lakukan yaitu antara lain :
  

1. Internal KPK
- Struktur Kuat yaitu Untuk membentuk suatu struktur KPK yang Kuat maka harus selalu didukung dengan fungsi pengawasan masing-masing bagian hingga unit terkecil maupun individu sehingga akan menghasilkan pekerjaan yang Lebih Profesional dan Proporsional
- SDM karir yaitu suatu bentuk yang memberikan kesempatan untuk setiap penyidik berkarir pada KPK hingga di promosikan pada jabatan yang level tertinggi dengan kompensasi yang memadai dan mencukupi.
-  SDM Cerdas yaitu untuk meningkatkan kemampuan yang lebih Profesional dan Proporsional maka   di lakukan suatu pelatihan dan pembentukan kemampuan dalam hal penyelidikan, serna menjadikan para professional muda untuk di didik sebagai calon penyidik yang professional aktif.
-  Skep Penyidik Korupsi adalah KPK membuat suatu skep bagi para penyidik di bidang Korupsi dan hanya KPK yang berhak mengeluarkan SKEP tersebut, Sehingga para anggota yang berada pada instansi KPK lebih Profesional dan lebih diakui.

2. Ekternal KPK
- Sosialisasi KPK yaitu suatu bentuk kegiatan perkenalan kepada generasi muda dari tingkat SD hingga Mahasiswa untuk berlaku anti Korupsi dan mengubah pola fikir untuk berlaku Jujur dan Adil.
- Pemberantasan Korupsi yaitu Menerima laporan yang disampaikan Masyarakat maupun temuan langsung berkaitan dengan tindak pidana Korupsi dan di tindak lanjuti secara Transparan dan adil.
- Undang- Undang Korupsi yaitu menyampaikan dan mengusulkan kepada DPR dan Presiden undang-undang korupsi berdasarkan hasil penyelidikan dan evaluasi setiap bulan, semester dan tahunan agar hukuman para koruptor di perberat minimal 30 tahun penjara dan maksimal Hukuman Mati atau gantung. Hal ini dilakukan untuk mencegah dan membuat efek jera bagi para Koruptor yang ingin melakukan Korupsi.
- Koordinasi dengan MOU yaitu melakukan Koordinasi dengan para penegak Hukum sehingga akan terjalin komunikasi yang baik dalam pelaksanaan tugas.
Berdasarkan hal tersebut diatas maka hendaknya dilakukan berbagai evaluasi setiap tahunnya hubungan antara Hukuman dan jumlah korupsi dilakukan semacam suatu studi bila hukuman nya berat (Mati) Jumlah korupsi di jamin dan yakin akan berkurang bahkan hilang. Mari bersama kita wujudkan suatu tatanan Negara yang bebas dari Korupsi untuk mencapai pembangunan dan Surga Akhirat. Ingatlah bahwasanya aka nada kehidupan yang lebih kekal dari saat ini.


Wassalam


PEBRI TOPIQ, SE. MM

Read more >>

Senin, 12 November 2012

PUPUK SAWIT NPK Super + TE

PUPUK SAWIT – NPK SUPER + TE

 

      Berikut ini adalah Pupuk terbaik yang pernah ada, pastikan anda mengunakan Pupuk ini. Berdasarkan para pengguna yang telah berhasil mencoba pupuk ini merasa puas dengan Hasil produksi Sawitnya. semoga anda juga tidak ketinggalan SEGERA hubungi. Berikut ini adalah Penjelasan Tentang PUPUK SAWIT - NPK SUPER + TE.....



  • 10-12-12-5+TE
  • 13-15-17-4+0,5B
  • 13-8-27-4+0,5
  1. Pupuk Sawit – NPK Super + TE adalah pupuk majemuk khusus yang diformulasikan untuk tanaman sawit, mengandung unsur hara makro primer, skunder dan unsur mikro esensial yang sangat dibutuhkan oleh tanaman sawit dalam pertumbuhan dan produktivitas minyak nabati
  2. Pupuk Sawit – NPK Super + TE berbentuk batang, terbungkus dengan bahan yang terbuat dari bahan organik dan dikemas dalam kotak yang berisi 176 batang pupuk sawit NPK.

KOMPOSISI PUPUK SAWIT – NPK SUPER + TE
- Nitrogen (N-Total)
- Phosphate (P205 Total)

- Phosphat (P205, As Sirat 2%)

- Photassium (K20)

- Magnesium (MgO)

- (S)

- (CaO)

- Boron (B)

- Copper (Co)

- Zinc (Zn)

- Manganese (Mn)

- (Hg)

- (Pb)

- Cd

- Air


KEUNGGULAN DAN MANFAAT
  • Mengandung unsur hara yang lengkap dan seimbang yang sangat dibutuhkan oleh tanaman sawit
  • Efektifitas dan efisiensi lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan pupuk tunggal
  • Bersifat slow release (controlled fertilizer) karena mengandung bahan pengikat dan terbungkus oleh bahan yang terbuat dari bahan organik
  • Praktis = Mudah dalam pengaplikasian
  • Ekonomis = Hemat tenaga kerja dan hemat transportasi serta harga pupuk yang kompetitif
  • Efisien = Dikemas dalam kotak sehingga tidak memerlukan ruang yang besar
  • Terhindar dari resiko pupuk hilang akibat erosi/hanyut terbawa arus atau penguapan akibat panas berkepanjangan
  • Mengandung unsur hara makro primer, skunder dan unsur mikro esensial yang sangat dibutuhkan oleh tanaman sawit
  • Dapat meningkatkan kesuburan tanah, menguraikan dan mempermudah penyerapan serta penyaluran nutrisi keseluruh tanaman sawit
  • Dapat digunakan untuk pemupukan tanaman perkebunan lainnya seperti cacao, kopi, karet, kelapa, dan tanaman buah-buahan seperti durian, mangga, dan lain-lain

PETUNJUK PEMAKAIAN
  1. Pemupukan dilakukan dengan cara membenamkan pupuk Sawit – NPK Super + TE kedalam tanah, setiap lobang dibenamkan satu batang pupuk, pembungkusnya jagan dilepas untuk PH < 5, dan pembungkus disobek disalah satu lingkaran bulat untuk PH > 5 yang disobek menghadap kedalam tanah.
  2. Pembenaman dilakukan dengan kedalaman kurang lebih 15cm dengan menggunakan linggis sebagai sarana pembuatan lobang, kemudian dimasukkan Pupuk NPK Super + TE kedalam lobang dan setelah itu lobang diratakan kembali dengan tanah, sehingga permukaan tanah sama seperti semula
  3. Pemupukan dilakukan pada jarak pertengahan antara batang pohon dengan titik jatuhnya ujung daun.

PUPUK SAWIT NPK SUPER + TE Merk “RAM SAKTI PRATAMA” Telah terdaftar dan memenuhi syarat perdagangan dan industri, dan memenuhi syarat kualitas produk
  1. Surat Keputusan Menteri Pertanian RI No. 09/Kpts/TP.260/1/2003
  2. Surat Departemen Pertanian RI No.S.096/DEPTAN-PPI/V/2006
  3. Uji Efektifitas Departemen Pertanian RI No. 374/Pupuk/PPI/V/2006 Di Departemen Agronomi dan Holtikultura, IPB Bogor 2006/2007
  4. Surat Izin Departemen Pertanian RI Pusat Perizinan dan Investasi No. 414/Pupuk/PPI/V/06
  5. Balai Penelitian Tanah Bogor Hasil Analisis Contoh Pupuk No.314/2006
  6. Pendaftaran Hak Cipta Produk C0020084191
  7. Pendaftaran Hak Paten D002008042820
  8. SNI 2000 02-2803-2000

 

Pupuk Sawit NPK SUPER + TE di Produksi Oleh :

PT. RAM SAKTI PRATAMA

Fertilizer Processing and Packaging Industry
Jl. Taskurun/Duku No. 96 Wonorejo Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau, Indonesia

Hubungi Contact Person : ZULFANDI
HP : 085264216101 / 081371214884

Read more >>

Jumat, 02 November 2012

Taruhan (Judi) dalam Olahraga

Perjudian didefinisikan sebagai transaksi yang mengandung unsur spekulasi yang bisa menguntungkan salah satu pihak dan merugikan yang lainnya. 

Perjudian dengan uang atau barang, diharamkan oleh Allah karena berpotensi terhadap timbulnya permusuhan dan kebencian di antara para pelakunya, di samping berpotensi dalam menjauhkan diri dari Allah dan melalaikan shalat. Sebagaimana difirmankan Allah dalam surat al-Maaidah ayat 90 - 91:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إِنَّمَا الخَمْرُ وَالمَيْسِرُ وَالأَنصَابُ وَالأَزْلاَمُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ(90) إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَن يُوقِعَ بَيْنَكُمُ العَدَاوَةَ وَالبَغْضَاء فِي الخَمْرِ وَالمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَن ذِكْرِ اللّهِ وَعَنِ الصَّلاَةِ فَهَل أَنتُم مُّنتَهُونَ(91

Artinya:

"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu)." [Al-Maa'idah (5) : 90-91]

Taruhan dalam menonton sepak bola tidak termasuk dalam perlombaan yang memenuhi kriteria yang diperbolehkan syariah. Taruhan tidak ubahnya perjudian, karena para peserta memberikan uang, lalu menggantungkan kepada nasib dan kejadian yang belum jelas, bila pilihannya tepat ia akan mendapatkan uang rivalnya dan bila pilihannya meleset, uangnya akan diambil oleh rivalnya. Inilah bentuk perjudian yang dilakukan oleh bangsa Arab saat diturunkan ayat al-Qur'an di atas. Meskipun taruhan itu tidak berbentuk uang, misalnya dengan mentraktir lawannya, ini juga tidak jauh berbeda dengan apabila menggunakan uang.

Memang terkadang taruhan tidak menggunakan jumlah uang yang cukup besar dan tidak untuk mencari untung. Namun perlu diketahui, sebenarnya di sana juga terjadi ajang perjudian dan taruhan dalam jumlah yang tidak sedikit dan untuk mencari keuntungan dan spekulasi. Tindakannya sama, pekerjaannya juga sama dan tatacaranya pun sama, tentu hukumnya pun tidak akan berbeda.

Kalau kita dilarang melakukan sesuatu oleh agama, kita harus meninggalkannya secara keseluruhan baik besar maupun kecil. Kita dilarang mencuri, apakah kita boleh mencuri uang yang jumlahnya sedikit? Kita dilarang minum minuman memabokkan, tentu banyak maupun sedikit yang kita minum tetap diharamkan. Terkadang karena biasa melakukan dosa kecil, kita menjadi ringan hati untuk melakukan dosa yang lebih besar dan seterusnya.

Menjadi penggemar olahraga dan menikmatinya tidak harus melalui tatacara yang salah, dilarang agama atau malah menjerumuskan diri kepada hal-hal yang negatif. Di sana juga banyak nilai positif yang bisa kita petik kalau kita menghendakinya, seperti pentingnya kesehatan, sportifitas, kejujuran dan keuletan, do'a, disiplin serta manajemen waktu yang baik. Itu semua nilai-nilai Islami yang terkadang kita lupakan pada saat kita menonton pertandingan olahraga, sehingga tidak sedikit dari saudara-saudara kita yang lebih senang mengambil nilai negatifnya.

Wallahu alam. Semoga bermanfaat.
 
Sumber : Fb Strawberry
Read more >>

( SEHAT ) MENGATASI DEMAM CARA NABI

 Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

( إن الحمى من فيح جهنم فأبردوها بالماء ) رواه البخاري
Sesungguhnya penyakit demam (panas) adalah berasal dari panas neraka jahanam. Karena itu dinginkanlah (kompres) dengan air.” (HR. Imam al-Bukhari rahimahullah)

Dan sabda beliau shallallahu 'alaihi wasallam ketika disebutkan kata demam di hadapan beliau dan ada seseorang laki-laki yang mencelanya:

( لا تسبها فإنها تنقى الذنوب كما تنقى النار خبث الحديد ) رواه مسلم

Jangalah engkau mencelanya (demam), karena sesungguhnya ia membersikan dosa sebagaimana api membersikan kotoran dari besi." (HR. Muslim)

Telah terbukti bahwa ketika seseorang menderita demam dengan suhu panas yang sangat tinggi hingga sampai 41 derajat Celcius, dan itu yang telah disifati oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sebagai luapan (hembusan) dari neraka Jahanam, hal itu dapat menyebabkan gejolak dan penurunan kondisi rubuh, kemudian koma dan terkadang dapat menyebabkan kematian.

Oleh karena itu merupakan suatu keharusan untuk mengurangi panas yang membara di dalam tubuh sesegera mungkin, sehingga pusat pengaturan panas di otak dan menjadi teratur kembali. Dan tidak ada cara lain untuk menurunkan panas tersebut selain dengan mengkompres pasien dengan air, atau air dingin dan es, yang mana ketika panas tubuh turun, kembalilah kondisi tubuh seperti kondisi semula setelah pusat pengaturan panas di otak menjadi normal. Dan panas ini bisa dikurangi dengan cara yang berbeda beda, baik dengan cara penguapan, penyinaran dan lain-lain.

Oleh sebab itu, dahulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila merasakan demam (panas), beliau meminta untuk diambilkan bejana berisi air, lalu beliau siramkan ke kepala beliau dan beliau mandi dari air tersebut. Dan ketika demam mengharuskan seseorang untuk menjaga diri dari mengkonsumsi makanan yang buruk, dan mengharuskan dia mengkonsumsi makanan dan obat yang bermanfaat. Dan hal ini membantu untuk membersihkan badan dari unsur-unsur yang jelek yang bekerja dalam tubuh, sebagaimana yang dilakukan terhadap besi ketika menghilangkan kotoran-kotorannya (dengan api) dan untuk memurnikan kandungan inti besinya.

Dan telah terbukti secara ilmiah bahwa saat demam kadar zat interferon meningkat dengan persentase yang besar. Sebagaimana terbukti pula bahwa zat yang diproduksi oleh sel darah putih ini dapat mematikan virus yang menyerang tubuh dan menjadikan tubuh lebih mampu untuk membentuk antibodi yang melindungi tubuh (dari penyakit).

Selain itu, telah terbukti bahwa zat interferon, yang keluar dalam umlah yang berlimpah selama demam tidak hanya membersihkan tubuh dari virus dan bakteri saja, akan tetapi ia meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit dan (meningkatkan) kemampuannya untuk membasmi sel-sel kanker sejak awal sebelum kemunculannya, yang pada akhirnya hal tersebut melindungi tubuh dari munculnya (tumbuhnya) sel-sel kanker yang dapat menyebabkan penyakit kanker.

Oleh sebab itu beberapa dokter berkata bahwa kita merasa senang dengan adanya demam pada kebanyakan penyakit, sebagaimana seorang pasien merasa senang dengan kesembuhannya. Maka jadilah demam dalam penyakit tersebut lebih bermanfaat daripada minum obat.

Dan dari sini kita mengetahui hikmah ketika Rasulullah shallahu 'alaihi wasallam menolak untuk menghina demam dan bahkan belaiu memujinya dengan mensifatinya sebagai pembersih dosa sebagaimana api memurnikan besi dari kerak/kotorannya, sesuai dengan apa ang diisyaratkan oleh hadits yang menjadi pembahasan kita.

(Sumber: "Keajaiban Ilmiah dalam Islam dan Sunnah Nabi" oleh Muhammad Kamil ‘Abdushshamad Diterjemahkan dan diposting oleh Ust Abu Yusuf Sujono)
Read more >>

Selasa, 16 Oktober 2012

--- Tips Menghafal al-Qur’an Bagi yang ‘Merasa’ Sibuk ---



 Foto: --- Tips Menghafal al-Qur’an Bagi yang ‘Merasa’ Sibuk ---

Maaf.. saya tidak bisa ikut dulu,, saya sedang sibuk.. mungkin pekan depan!!

Tidak sempat ke masjid karena sibuk!
Tidak sempat ke pengajian karena sibuk!
Tidak sempat pergi tarbiyah karena sibuk!
Tidak sempat baca al-Qur’an karena sibuk!
Tidak sempat dengar ceramah karena sibuk!
dan Tidak sempat menghafal al-Qur’an karena sibuk!

Sibuk.. Sibuk! Sibuk.. hal ini sering kita jadikan alasan ! Kalau ditanya tentang kesibukan,, yaaa.. semua orang juga sibuk!! jangankan orang yang waras, orang gila juga sibuk.. hehe :D

Bagi yang merasa sibuk dan masih merasa kurang hafalannya dengan al-Qur’an, maka saya ingin berbagi bacaan dari Imam Auliya yang dipaparkannya dalam blog Wahdah Islamiyah. Berikut tipsnya :)

Menghafal Al Qur’an bukanlah perkara yang mudah, dibutuhkan keinginan yang kuat, keistiqamahan, kesabaran, dan disertai dengan UPAYA NYATA yakni mau memulai dan terus berusaha tanpa kenal lelah apalagi kata “MENYERAH”, namun menghafal Al Qur’an juga bukanlah amalan yang mustahil untuk dikerjakan OLEH SIAPA PUN, sampai kepada kita yang memiliki seabrek kesibukan lainnya, namun perlu kami ingatkan sekali lagi, bahwa harus SABAR dan ISTIQAMAH…!

Jangan berfikiran bahwa dengan metode ini antum akan menghafal Al Qur’an dalam waktu setahun atau dua tahun, tidak Ikhwan dan Akhwat sekalian, bahkan metode ini membutuhkan waktu 15 hingga 30 tahun, TERLALU LAMA…? terserah penilaian antum bagai mana, namun setidaknya INI MASIH LEBIH BAIK DARI PADA TIDAK HAPAL SAMA SEKALI, mungkin antum khawatir akan diwafatkan terlebih dahulu sebelum menyelesaikan hafalan…? Maka kami sampaikan bahwa SETIDAKNYA KITA BISA BERBAHAGIA KARENA MENINGGAL DALAM KONDISI MEMBAWA NIAT YANG MULIA YANG DIBENARKAN OLEH AMALAN YANG TENGAH KITA LAKUKAN, dan juga antum jangan berfikiran bahwa ini adalah pekerjaan yang mudah untuk dikerjakan tanpa kesabaran, keistiqamahan, dan tindakan nyata, sebab tanpa semua itu berarti antum hanyalah BERANGAN-ANGAN…!

Syarat yang WAJIB untuk antum penuhi sebelum melaksanakan metode ini adalah:

1. Niat karena mengharap Keridhaan Allah.
2. Mampu membaca Al Qur’an dengan tartil (tajwid yang benar), atau setidaknya antum terus berusaha untuk memperbaiki kualitas bacaan Al Qur’an antum.

Berikut adalah metode yang Alhamdulillah telah kami buktikan sendiri dalam kurun waktu yang belum genap setahun ini:

1. Mulailah menghafal dari Juz 30 atau juz 29 atau juz 28, setelah itu silahkan mulai dari Juz 1 dan seterusnya.

2. Gunakan Mushaf Al Qur’an Huffadzh, yakni Al Qur’an cetakan standard international, di mana setiap juz-nya rata-rata terdiri dari +/- 10 lembar (20 halaman; di mana setiap halaman maksimal terdiri dari 15 baris), usahakan istiqamah dengan satu mushaf, tapi bukanlah alasan untuk tidak menghafal ketika suatu ketika antum lupa membawa mushaf antum, tetaplah menghafal meski dengan mushaf yang berbeda, ini hanya untuk lebih memudahkan antum dengan sebuah kebiasaan.

3. Persiapkan diri dengan mengatur 5 waktu khusus untuk menghafal dalam sehari, dan kami sangat menyarankan bahwa waktu tersebut adalah setiap antum selesai menunaikan shalat fardhu.

4. Setiap waktu tersebut, hafalkanlah 1 baris, jika hal tersebut masih terlalu berat bagi antum maka cukup hafal setengah baris saja setiap selesai shalat fadhu, dan jika setengah baris ini masih memberatkan bagi antum, maka ‘afwan karena kami hanya mampu menyarankan kepada antum PERBANYAKLAH ISTIGHFAR…!!! (Ikhwan dan Akhwat sekalian, dengan menghafal 1 baris setiap selesai shalat fardhu, berarti insyaa Allah dengan kesabaran dengan keistiqamahan, antum akan Menghafal seluruh Al Qur’an dalam waktu 15 tahun, dan jika antum hanya sangguf menghafal setengah baris setiap waktu yang telah ditentukan tersebut, maka insyaa Allah dengan kesabaran dan keistiqamahan, maka antum akan menghafal seluruh Al Qur’an dalam waktu 30 tahun, sekedar mengingatkan bahwa setidaknya INI MASIH LEBIH BAIK DARI PADA TIDAK HAPAL SAMA SEKALI).

5. Jika memungkinkan, cobalah antum mencari sahabat atau teman yang bisa ikut menghafal bersama antum, sebab hal tersebut akan lebih menguatkan bagi antum, boleh dari saudara, teman, istri, atau suami, namun jika tak ada satu pun maka sendiri juga insyaa Allah tidak mengapa, ANTUM PASTI BISA…!!!

6. Jika antum memiliki media yang memungkinkan untuk membantu antum seperti HP, MP3/MP4 Player, atau apa saja yang dilengkapi dengan fasilitas recorder & playback maka gunakanlah media tersebut, rekam suara (bacaan) antum pada media tersebut agar antum bisa mendengarnya di setiap kesempatan sebelum tiba waktu selanjutnya, kegiatan ini sebagai media muraja’ah dengan pendengaran sekaligus melatih telinga kita untuk terbiasa tidak mendengar hal-hal yang sia-sia seperti lagu dan musik.

7. Banyak-banyak berdo’a kepada Allah ‘Azza wa Jalla agar dimudahkan, diistiqamahkan untuk menghafal Al Qur’an, juga agar diberi usia, kesehatan, dan kesempatan untuk menyelesaikan cita-cita mulia ini.

8. Gunakan kesempatan Qiyam Al Layl sebagai waktu tambahan untuk memuraja’ah hafalan-hafalan antum.

KESIMPULAN DARI PENERAPAN METODE INI:

1. Jika antum menghafal 1 baris setiap waktunya, berarti antum akan menjadi seorang penghafal Al Qur’an dalam waktu 15 tahun, dengan kata lain “TIADA TAHUN KECUALI HAFALAN ANTUM BERTAMBAH SEBANYAK 2 JUZ”.
2. Jika antum menghafal setengah baris setiap waktunya, berarti antum akan menjadi seorang penghafal Al Qur’an dalam waktu 30 tahun, dengan kata lain “TIADA TAHUN KECUALI HAFALAN ANTUM BERTAMBAH SEBANYAK 1 JUZ”.

KELAMAAN IKHWAN DAN AKHWAT SEKALIAN…???

SEKALI LAGI… INGATLAH PESAN KAMI INI:
IKHWAN… SETIDAKNYA INI MASIH LEBIH BAIK DARI PADA TIDAK HAFAL SAMA SEKALI…!!!
AKHWAT… SETIDAKNYA INI MASIH LEBIH BAIK DARI PADA TIDAK HAFAL SAMA SEKALI…!!!

Jika suatu ketika antum futhur (lesuh semangat) dalam menggapai cita-cita mulia ini, maka ingatlah (bacalah) kembali hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam tentang keutamaan dan kemualiaan para penghafal Al Qur’an, dan ingatlah kedua ibu bapak antum yang pastinya ingin untuk dipakaikan Pakaian Kemuliaan beserta Mahkota kemuliaan di Akhirat kelak.

Semoga Allah ‘Azza wa Jalla senantiasa melindungi kita dari kefuhuran, dan menjadikan kita semua sebagai hamba-hambanya yang hafal Al Qur’an, mengamalkan, dan mendakwahkannya, serta mematikan kita semua dalam kondisi dada yang menyimpan Al Qur’an beserta kemuliaannya. Aamiin

***

Siapa yang berkomitmen menjadi penghafal, maka ingatlah bahwa Penghafal Al Qur’an adalah keluarga Allah ‘Azza wa Jalla.

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam:
“Dari Anas Radhiyallahu ‘anhu Ia berkata bahawa Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah itu mempunyai keluarga yang terdiri dari manusia.” Kemudian Anas berkata lagi, lalu Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bertanya: “Siapakah mereka itu wahai Rasulullah. Baginda menjawab: “Ia itu ahli Qur’an (orang yang membaca atau menghafal Al- Qur’an dan mengamalkan isinya).Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa bagi Allah.

(Repost from: rumahbaca.com)
Sumber gambar:komikmuslimah

***

Semoga Bermanfaat ...

Silahkan saudara-saudariku yang baik, yang mau share atau co-pas, dengan senang hati. Semoga bermanfaat. Semoga pula Allah Ta'ala berikan pahala kepada yang membaca, yang menulis, yang menyebarkan, yang mengajarkan dan yang mengamalkan… Aamiin, Aamiin, Aamiin ya Alloh ya Rabbal’alamin …

---Salam Santun Ukhuwah Karena_NYA---
 
Maaf.. saya tidak bisa ikut dulu,, saya sedang sibuk.. mungkin pekan depan!!

Tidak sempat ke masjid karena sibuk!
Tidak sempat ke pengajian karena sibuk!
Tidak sempat pergi tarbiyah karena sibuk!
Tidak sempat baca al-Qur’an karena sibuk!
Tidak sempat dengar ceramah karena sibuk!
dan Tidak sempat menghafal al-Qur’an karena sibuk!

 
 
Sibuk.. Sibuk! Sibuk.. hal ini sering kita jadikan alasan ! Kalau ditanya tentang kesibukan,, yaaa.. semua orang juga sibuk!! jangankan orang yang waras, orang gila juga sibuk.. hehe :D

Bagi yang merasa sibuk dan masih merasa kurang hafalannya dengan al-Qur’an, maka saya ingin berbagi bacaan dari Imam Auliya yang dipaparkannya dalam blog Wahdah Islamiyah. Berikut tipsnya :)

Menghafal Al Qur’an bukanlah perkara yang mudah, dibutuhkan keinginan yang kuat, keistiqamahan, kesabaran, dan disertai dengan UPAYA NYATA yakni mau memulai dan terus berusaha tanpa kenal lelah apalagi kata “MENYERAH”, namun menghafal Al Qur’an juga bukanlah amalan yang mustahil untuk dikerjakan OLEH SIAPA PUN, sampai kepada kita yang memiliki seabrek kesibukan lainnya, namun perlu kami ingatkan sekali lagi, bahwa harus SABAR dan ISTIQAMAH…!

Jangan berfikiran bahwa dengan metode ini antum akan menghafal Al Qur’an dalam waktu setahun atau dua tahun, tidak Ikhwan dan Akhwat sekalian, bahkan metode ini membutuhkan waktu 15 hingga 30 tahun, TERLALU LAMA…? terserah penilaian antum bagai mana, namun setidaknya INI MASIH LEBIH BAIK DARI PADA TIDAK HAPAL SAMA SEKALI, mungkin antum khawatir akan diwafatkan terlebih dahulu sebelum menyelesaikan hafalan…? Maka kami sampaikan bahwa SETIDAKNYA KITA BISA BERBAHAGIA KARENA MENINGGAL DALAM KONDISI MEMBAWA NIAT YANG MULIA YANG DIBENARKAN OLEH AMALAN YANG TENGAH KITA LAKUKAN, dan juga antum jangan berfikiran bahwa ini adalah pekerjaan yang mudah untuk dikerjakan tanpa kesabaran, keistiqamahan, dan tindakan nyata, sebab tanpa semua itu berarti antum hanyalah BERANGAN-ANGAN…!

Syarat yang WAJIB untuk antum penuhi sebelum melaksanakan metode ini adalah:

1. Niat karena mengharap Keridhaan Allah.

2. Mampu membaca Al Qur’an dengan tartil (tajwid yang benar), atau setidaknya antum terus berusaha untuk memperbaiki kualitas bacaan Al Qur’an antum.

Berikut adalah metode yang Alhamdulillah telah kami buktikan sendiri dalam kurun waktu yang belum genap setahun ini:

1. Mulailah menghafal dari Juz 30 atau juz 29 atau juz 28, setelah itu silahkan mulai dari Juz 1 dan seterusnya.

2. Gunakan Mushaf Al Qur’an Huffadzh, yakni Al Qur’an cetakan standard international, di mana setiap juz-nya rata-rata terdiri dari +/- 10 lembar (20 halaman; di mana setiap halaman maksimal terdiri dari 15 baris), usahakan istiqamah dengan satu mushaf, tapi bukanlah alasan untuk tidak menghafal ketika suatu ketika antum lupa membawa mushaf antum, tetaplah menghafal meski dengan mushaf yang berbeda, ini hanya untuk lebih memudahkan antum dengan sebuah kebiasaan.

3. Persiapkan diri dengan mengatur 5 waktu khusus untuk menghafal dalam sehari, dan kami sangat menyarankan bahwa waktu tersebut adalah setiap antum selesai menunaikan shalat fardhu.

4. Setiap waktu tersebut, hafalkanlah 1 baris, jika hal tersebut masih terlalu berat bagi antum maka cukup hafal setengah baris saja setiap selesai shalat fadhu, dan jika setengah baris ini masih memberatkan bagi antum, maka ‘afwan karena kami hanya mampu menyarankan kepada antum PERBANYAKLAH ISTIGHFAR…!!! (Ikhwan dan Akhwat sekalian, dengan menghafal 1 baris setiap selesai shalat fardhu, berarti insyaa Allah dengan kesabaran dengan keistiqamahan, antum akan Menghafal seluruh Al Qur’an dalam waktu 15 tahun, dan jika antum hanya sangguf menghafal setengah baris setiap waktu yang telah ditentukan tersebut, maka insyaa Allah dengan kesabaran dan keistiqamahan, maka antum akan menghafal seluruh Al Qur’an dalam waktu 30 tahun, sekedar mengingatkan bahwa setidaknya INI MASIH LEBIH BAIK DARI PADA TIDAK HAPAL SAMA SEKALI).

5. Jika memungkinkan, cobalah antum mencari sahabat atau teman yang bisa ikut menghafal bersama antum, sebab hal tersebut akan lebih menguatkan bagi antum, boleh dari saudara, teman, istri, atau suami, namun jika tak ada satu pun maka sendiri juga insyaa Allah tidak mengapa, ANTUM PASTI BISA…!!!

6. Jika antum memiliki media yang memungkinkan untuk membantu antum seperti HP, MP3/MP4 Player, atau apa saja yang dilengkapi dengan fasilitas recorder & playback maka gunakanlah media tersebut, rekam suara (bacaan) antum pada media tersebut agar antum bisa mendengarnya di setiap kesempatan sebelum tiba waktu selanjutnya, kegiatan ini sebagai media muraja’ah dengan pendengaran sekaligus melatih telinga kita untuk terbiasa tidak mendengar hal-hal yang sia-sia seperti lagu dan musik.

7. Banyak-banyak berdo’a kepada Allah ‘Azza wa Jalla agar dimudahkan, diistiqamahkan untuk menghafal Al Qur’an, juga agar diberi usia, kesehatan, dan kesempatan untuk menyelesaikan cita-cita mulia ini.

8. Gunakan kesempatan Qiyam Al Layl sebagai waktu tambahan untuk memuraja’ah hafalan-hafalan antum.

KESIMPULAN DARI PENERAPAN METODE INI:
1. Jika antum menghafal 1 baris setiap waktunya, berarti antum akan menjadi seorang penghafal Al Qur’an dalam waktu 15 tahun, dengan kata lain “TIADA TAHUN KECUALI HAFALAN ANTUM BERTAMBAH SEBANYAK 2 JUZ”.

2. Jika antum menghafal setengah baris setiap waktunya, berarti antum akan menjadi seorang penghafal Al Qur’an dalam waktu 30 tahun, dengan kata lain “TIADA TAHUN KECUALI HAFALAN ANTUM BERTAMBAH SEBANYAK 1 JUZ”.

KELAMAAN IKHWAN DAN AKHWAT SEKALIAN…???

SEKALI LAGI… INGATLAH PESAN KAMI INI:
IKHWAN… SETIDAKNYA INI MASIH LEBIH BAIK DARI PADA TIDAK HAFAL SAMA SEKALI…!!!
AKHWAT… SETIDAKNYA INI MASIH LEBIH BAIK DARI PADA TIDAK HAFAL SAMA SEKALI…!!!

Jika suatu ketika antum futhur (lesuh semangat) dalam menggapai cita-cita mulia ini, maka ingatlah (bacalah) kembali hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam tentang keutamaan dan kemualiaan para penghafal Al Qur’an, dan ingatlah kedua ibu bapak antum yang pastinya ingin untuk dipakaikan Pakaian Kemuliaan beserta Mahkota kemuliaan di Akhirat kelak.

Semoga Allah ‘Azza wa Jalla senantiasa melindungi kita dari kefuhuran, dan menjadikan kita semua sebagai hamba-hambanya yang hafal Al Qur’an, mengamalkan, dan mendakwahkannya, serta mematikan kita semua dalam kondisi dada yang menyimpan Al Qur’an beserta kemuliaannya. Aamiin

***

Siapa yang berkomitmen menjadi penghafal, maka ingatlah bahwa Penghafal Al Qur’an adalah keluarga Allah ‘Azza wa Jalla.

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam:
“Dari Anas Radhiyallahu ‘anhu Ia berkata bahawa Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah itu mempunyai keluarga yang terdiri dari manusia.” Kemudian Anas berkata lagi, lalu Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bertanya: “Siapakah mereka itu wahai Rasulullah. Baginda menjawab: “Ia itu ahli Qur’an (orang yang membaca atau menghafal Al- Qur’an dan mengamalkan isinya).Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa bagi Allah.

(Repost from : rumahbaca.com)
Sumber gambar: komikmuslimah

***

Semoga Bermanfaat ...

Silahkan saudara-saudariku yang baik, yang mau share atau co-pas, dengan senang hati. Semoga bermanfaat. Semoga pula Allah Ta'ala berikan pahala kepada yang membaca, yang menulis, yang menyebarkan, yang mengajarkan dan yang mengamalkan… Aamiin, Aamiin, Aamiin ya Alloh ya Rabbal’alamin …

---Salam Santun Ukhuwah Karena_NYA---
 
Sumber Facebook : Strawberry
Read more >>

... SAAT PENJAGA ARASY LUPA DENGAN BACAAN TASBIH DAN TAHMIDNYA ...



Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Suatu hari Rasulullah Muhammad SAW sedang tawaf di Kakbah, baginda mendengar seseorang di hadapannya bertawaf sambil berzikir: “Ya Karim! Ya
Karim!”

Rasulullah SAW meniru zikirnya “Ya Karim! Ya Karim!”

Orang itu berhenti di satu sudut Kakbah dan menyebutnya lagi “Ya Karim! Ya Karim!” Rasulullah yang berada di belakangnya menyebutnya lagi “Ya Karim! Ya Karim!”

Orang itu berasa dirinya di perolok-olokkan, lalu menoleh ke belakang dan dilihatnya seorang lelaki yang sangat tampan dan gagah yang belum pernah di lihatnya.

Orang itu berkata, “Wahai orang tampan, apakah engkau sengaja mengejek-ngejekku, karena aku ini orang badui? Kalaulah bukan karena ketampanan dan kegagahanmu akan kulaporkan kepada kekasihku, Muhammad Rasulullah.”

Mendengar kata-kata orang badwi itu, Rasulullah SAW tersenyum lalu berkata: “Tidakkah engkau mengenali Nabimu, wahai orang Arab?”

“Belum,” jawab orang itu.

“Jadi bagaimana kamu beriman kepadanya?” tanya Rasulullah SAW.

“Saya percaya dengan mantap atas kenabiannya, sekalipun saya belum pernah melihatnya, dan membenarkan perutusannya walaupun saya belum pernah bertemu dengannya,” jawab orang Arab badui itu.

Rasulullah SAW pun berkata kepadanya: “Wahai orang Arab, ketahuilah aku inilah Nabimu di dunia dan penolongmu nanti di akhirat.”

Melihat Nabi di hadapannya, dia tercengang, seperti tidak percaya kepada dirinya lalu berkata, “Tuan ini Nabi Muhammad?” “Ya,” jawab Nabi SAW.

Dengan segera orang itu tunduk dan mencium kedua kaki Rasulullah SAW.

Melihat hal itu Rasulullah SAW menarik tubuh orang Arab badui itu seraya berkata, “Wahai orang Arab, janganlah berbuat seperti itu. Perbuatan seperti itu biasanya dilakukan oleh seorang hamba sahaya kepada tuannya. Ketahuilah, Allah mengutus aku bukan untuk menjadi seorang yang takabur, yang minta dihormati atau diagungkan, tetapi demi membawa berita gembira bagi orang yang beriman dan membawa berita menakutkan bagi yang mengingkarinya.”

Ketika itulah turun Malaikat Jibril untuk membawa berita dari langit, lalu berkata, “Ya Muhammad, Tuhan As-Salam menyampaikan salam kepadamu dan berfirman: “Katakan kepada orang Arab itu, agar tidak terpesona dengan belas kasih Allah. Ketahuilah bahwa Allah akan menghisabnya di Hari Mahsyar nanti, akan menimbang semua amalannya, baik yang kecil maupun yang besar.”

Setelah menyampaikan berita itu, Jibril kemudian pergi. Orang Arab itu pula berkata, “Demi keagungan serta kemuliaan Allah, jika Allah akan membuat perhitungan atas amalan hamba, maka hamba pun akan membuat perhitungan denganNya.”

Orang Arab badui berkata lagi, “Jika Allah akan memperhitungkan dosa-dosa hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa kebesaran magfirahNya. Jika Dia memperhitungkan kemaksiatan hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa luasnya pengampunanNya. Jika Dia memperhitungkan kebakhilan hamba, maka hamba akan memperhitungkan pula betapa dermawanNya.”

Mendengar ucapan orang Arab badui itu, maka Rasulullah SAW pun menangis mengingatkan betapa benarnya kata-kata orang Arab badui itu sehingga air mata meleleh membasahi janggutnya.

Lantaran itu Malaikat Jibril turun lagi seraya berkata, “Ya Muhammad, Tuhan As-Salam menyampaikan salam kepadamu dan berfirman: “Berhentilah engkau daripada menangis, sesungguhnya karena tangisanmu, penjaga Arasy lupa bacaan tasbih dan tahmidnya, sehingga ia bergoncang. Sekarang katakan kepada temanmu itu, bahwa Allah tidak akan menghisab dirinya, juga tidak akan menghitung kemaksiatannya. Allah sudah mengampunkan semua kesalahannya dan akan menjadi temanmu di syurga nanti.”

Betapa sukanya orang Arab badui itu, apabila mendengar berita itu dan menangis karena tidak berdaya menahan rasa terharu.

Wallahu A'lam bishowab ...
Semoga kita dapat mengambil pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai ibadah. .. ..

Wabillahi Taufik Wal Hidayah, ...

Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat ...
 
Sumber Facebook : strawberry
Read more >>
SELAMAT DATANG DAN TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI BLOG Topiqtrend SEMOGA SUKSES SELALU